Undergoing MyBlogLog Verification
Read More......Wednesday, February 04, 2009
Monday, December 22, 2008
Kangen Rumah Lama
Sudah lama tak berkunjung kemari, hmapir setahun sudah kutinggalkan blog perintis ini begitu saja. Kenikmatan yang didapat dari blog berbayar memang menggiurkan, tapi melupakan rumah lama sepertinya kurang etis juga.
Berharap blogspot mau menerima kembali keberadaan saya meskipun sepenuhnya dia akan mengijinkan. Yang membuat saya kangen karena ada foto saya dengan mbah saya yang sudah hampir dua tahun terpajang di blog ini.
setiap kali menengok kontrakan saya di sini, selalu saja teringat bagiamana cerita foto itu hingga bisa nongkrong.
Yah, mungkin ini postingan pelepas kangen rumah lama saya. Meski tak sesering kunjungan saya ke rumah saya sendiri.
Labels: Aktifitas, Refleksi Links to this post  Â
Friday, February 22, 2008
Konser Shaggy Dog di Ajang PENSI SMALVEN Nocturnal
Pentas seni yang bakal digelar tanggal 23 Pebruari 2008 oleh OSIS SMAN 11 Surabaya tahun ini dirasa agak berbeda dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain pentas seni dari siswa/i, acara tahun ini mengundang band kenamaan di kalangan pelajar dan masyarakat, Shaggy Dog.
Diharapkan, kelancaran dan kenyamanan dalam peksanaan acara terjaga dengan baik. Dukungan dari semua pihak sangat diharap untuk menyukseskan acara ini. Informasi lebih lengkap lihat di halaman OSIS SMAN 11 Surabaya.
Labels: Siswa Links to this post  Â
Saturday, October 27, 2007
Pindah Kontrakan
dan untk seterusnya menetap di sini, Insya Allah:
[http://aghofur.com]
Labels: Aktifitas Links to this post  Â
Wednesday, June 13, 2007
Menggagas Cinta
Komentar untuk Tulisan Vicha
Judul nyang anehhh! ini gara-gara vicha. yang menulis artikel tentang cinta menurut logika guruku, mudah2an aja postingnya orisinil…hehehehe… biar saya gak buang2 energi. [Alhamdulillah, setelah saya uji pake copyscape.com ternyata bebas copy paste]. Maaf ya vic, kalo saya meragukanmu, soale beberapa postingmu memang kopi+paste meski sudah diberi sumbernya.
Asem tenan kok… aku dibikin keki begini, gimana gak? lha wong postingnya lucu abizzz [bagi saya lho] sehingga saya harus ikut urun rembug.
Tulisan Vicha : Kata guru biologiku…
Cinta seperti amoeba bersel satu
Tidak dapat dilihat dengan mata telanjang
Komentar saya:
wis, jan konyol banget, kenapa gak milih virus apa bakteri atau amoeba bersel sejuta, toh semuanya gak terlihat mata khan?…. hahahahahahaha
Tulisan Vicha : Kata guru fisikaku…
Cinta bagai sumber listrik bertegangan tinggi
Bisa berbahaya jika menyentuhnya secara langsung
Komentar saya:
berarti, setiap orang yang dilanda cinta bisa mati mendadak kalo gini caranya, saking bahayanya.. hahahahaha.. gimana gak nyentuh langsung,lha wong wis kadung mau apa lagi…. hahahahaha
Tulisan Vicha : Kata guru matematikaku…
Cinta ibarat persamaan kuadrat
Ia slalu meminta jawaban atas pertanyaan yang sulit
Komentar saya:
kalo persamaan kuadrat, saya sepenuhnya kurang ngerti, tapi kalo baris berikutnya saya bisa menerima, ini logis dan saya juga pernah merasakannya lhooooo…. hehehehehe
Tulisan Vicha : Kata guru geografiku…
Cinta identik dengan angin
Dapat diketahui keberadaannya dengan merasakan kesejukannya
Komentar saya:
ini yang susah, kenapa gak milih kentut sih dapat diketahui keberadaannya dengan merasakan baunya… hahahahahahahahahaha…. Tanya Pak Said yaaaa! [GILA! Perutku sakit banget gara-gara vicha]
Tulisan Vicha : Kata guru kesenianku…
Komentar saya:
Cinta adalah sebuah lukisan abstrak penuh perasaan
Menggambarkan ragam warna-warni kehidupan
oke deh, yang satu ini saya sepakat aja, pasti guru kesenianmu baek banget sampe mendefiisikan cinta sedemikian rupa…
Tulisan Vicha : Kata guru laguku…
Cinta adalah rangkaian nada syahdu
Mengalun indah mengikuti warna lagu dan jiwaKata guru bahasaku…
Komentar saya:
Cinta merupakan satu kata yang kompleks
Takkan selesai didiskusikan dan takkan tuntas bila dibahas
kalo nyang ini dah klasik
Tulisan Vicha : Kata guru PPKN ku…
Komentar saya:
Cinta adalah penjelasan tentang bab kasih sayang
Tempat kita belajar untuk saling menghargai sesama
Kata guru Agamaku…
Cinta adalah anugerah Tuhan
Dikaruniakan pada makhluk yang bernyawa di alam semesta
waduh, nyang ppkn, benar2 pancasilais sejati, ntar aku bilang ma pak chotib, pak cholik dan bu nanik, kalo mereka sukses mengajar PPKn, kalo nyang agama, standar dan klasik, gak ada yang baru ta?
Tulisan Vicha : Dan kata guru TIK ku…
Komentar saya:
Ehmm…??? Cinta apaan dunk PAK GHOFUR?????
Dijawab pak yah!
welah dalah…. kok bisanya saya kecandak juga, dasar! nih jawaban saya, seperti yang sudah saya tulis di kementar artikelnyaCinta bagaikan virus mematikan yang menyita banyak alokasi memori dan processor yang menjadikan kinerja komputer lambat, lelet, lemot. Susah diajak kompromi.
udah ah, capek mikirnya, dasar anak muda mikirnya cinta muluuuuu… nyang laen dong! hahahahahahahahahahahahaha…. maklumlah udah tua… masa2 ‘cinta2an’ gaya anak muda dah lewat.. sekarang cinta saya untuk keluarga aja terutama anak dan istriku! hehehehehehe
Pun, Cinta ibarat tambahan/upgrade memori, vga card baru, aplikasi tweak/tune up yang menambah gegas laju kinerja komputer.
Btw, nih artikel yang paling lama aku buat… gila bener… yang bikin lama ya gara-gara nahan kentut dan perut yang sakit… dasar vicha!
Labels: Pikiran Links to this post  Â
Thursday, June 07, 2007
Membuat File PDF
Mengubah dokumen kita ke dalam bentuk pdf (portable document format) tidaklah sesulit yang dibayangkan. Banyak sudah yang membahas bagaimana caranya mengubah file word, excel, powerpoint dll ke dalam bentuk pdf. Minta aja bantuan eyang google untuk mencari artikelnya, pasti ketemu, dan jumlahnya ‘ombyokan’. ketikkan aja kata kunci semisal "konversi doc ke pdf".. pasti jawabannya banyak banget.
Dari sekian banyak artikel, saya pikir2 kok sudah banyak yang membahasnya dengan software adobe distiller dan semacamnya. Maka kali ini, saya coba menggunakan software lain yang 100% freeware dan tidak ada iklan/banner di footer hasil konversinya. Bukan bermaksud promosi, coba gunakan ‘PrimoPdf’ dengan cara download dulu ‘primopdf’, Link untuk donwload.
Setelah mendapatkan software ini, langkah berikutnya adalah
Tips:
Pada tab ‘security’ di jendela print primopdf, anda bisa mengatur keamanan data anda dengan memberikan password dan pada bagian ‘document properties’, anda bisa mengisikan title, author, subject dan keywords yang berguna untuk menjaga hak cipta anda
Labels: Iptek Links to this post  Â
Wednesday, June 06, 2007
Speedy Trouble Lagi
Aduh, mau ngomong apa lagi yaa!!! speedy sering banget ngadat, kepentingan saya dan lembaga terutama pengajaran sering terganggu... yang paling risih kalo dikomplain sama siswa-siswa... dikiranya saya yang matiin internetnya... eemmmmmhhhhhhh
Ya, mohon maaf kalo pihak speedy-nya marah-marah atau tersinggung atas protes saya... lha wong saya juga diprotes ama siswa2. Kecurigaan saya, mungkin karena tarif turun, trus layanan turun juga, gitu ya?!! Waduh, kalo gitu mending harganya gak perlu turun, tapi layanannya yang meningkat, atau bandwithnya digedein, tul gak?!!!
Saya himbau saja untuk pengelola speedy, mohon jangan sering trouble. Kalau perlu, tarif dikembalikan ke semula tapi layanan sepenuhnya ditingkatkan... jangan kejar tayang yaaa...!!!
Labels: Blog Press Links to this post  Â
Monday, June 04, 2007
Someone Tell me That i am Orange
Seperti kebanyakan orang yang lainnya, masih bernafas, bisa tidur, dan bangun kembali… baru kali ini aku bisa memahami dan menangkap diriku sendiri ketika seorang sahabat mengatakan padaku, "Bagi saya anda manusia dengan warna orange, saya sendiri kurang tau apa kata yang tepat untuk menerjemahkannya", kira-kira demikian isi perkatannya… mudah2an saya gak salah…
dan terus terang saya sendiri tak pernah bisa menangkap apa maksud dari perkataannya. Mulanya, saya agak keberatan dengan sebutan warna yang ia berikan, tapi lambat laun akhirnya saya bisa menerimanya, terlebih ketika saat pertama kali ke bali seumur hidup saya… di selat bali, saya mampu menangkap apa makna ornge yang ia berikan. di atas selat bali ktika senja sedang turun… benar2 saya menikmati apa makna orange.
Orange, bagi saya, mewakili fajar pagi dan senja hari, pagi hari adalah awal semangat memulai hidup dan senja adalah gerbang pertobatan menuju kelamnya malam…
maaf, jadi sentimentil begini saya, jujur, harus saya akui, saya punya banyak sisi hidup yang untold till death, may be…. tp, sisi2 itu kbanyakan berada pada pagi dan senja hari dan terus terang sulit bagi saya menikmati terang benderang siang tengah hari, simbol puncak kehidupan dunia…
bukan saya tak ingin menikmati tengah hari, tapi memang selama ini peran saya lebih banyak pada fajar dan senja… saya akan menjadi fajar bagi siapa saja yang sepanjang harinya dipenuhi malam, pun juga saya siap menjadi senja bagi siapa saja yang sepanjang hidupnya bergelimang matahari…
sepertinya, saya memang harus menerima kenyataan saya memang orange… entahlah, sebenarnya banyak yang harus saya tuliskan… tapi senja mulai mengambil alih pikiran saya… kepadamu sahabatku, kuucapkan terima kasih telah memberi sedikit definisi siapa saya… dan mungkin, bila engkau ingin tau siapa dirimu, engkau bisa bercermin padaku karena memang sebenarnya, apa yang engkau bilang tentng orange padaku adalah dirimu sendiri…
Selamat termenung!!
[Saya persembahkan tulisan ini untuk HANNA, yang bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, hanya seorang sahabat yang bertemu di persimpangan hidup dan sempat memberi sedikit definisi tentang saya. Terima kasih telah menjadi cermin saya]
Labels: Pikiran, Refleksi Links to this post  Â
Sunday, May 27, 2007
SMS Solidaritas Muslim Monokwari
Sabtu malam, setelah dipaksa bangun dari tidur, tak sengaja kuhampiri hp-ku, ada sms masuk dari teman baik saya Hanna, bunyinya:
“Mhn do’a dan dukungan bg mslmn d’Jypura dlm upaya pnlakan Perda Monokwari sbg KOTA INJIL. Yg mlarang: 1.Prmpuan berjilbab 2.Adzan 3.Pmbangunan Masjid dll. ….”
Baru saja terbangun disuguhi informasi yang “darurat”, naluri obyektifku berjalan, oke sebentar ya Hanna, aku cek dulu informasi beritanya di Internet, setelah itu aku akan berikan masukan sebisanya….. Ehm, setelah agak lama nunggu konek ke internet, maklum pake telpon rumah dan tidak berlangganan secara khusus ke ISP tertentu, maka telkomnet-lah pilihannya…
Setelah buka google, masukkan kata kunci dan blaaaaaa….. ternyata banyak juga isinya…. Sudah menjadi perdebatan seru. Dari banyak berita yang saya rasa cukup imbang, maka saya menyampaikan beberapa pendapat saya
Pertama, jika isu yang dimunculkan “Aceh serambi Mekkah, Manokwari serambi Yerussalem” maka saya anggap sah-sah saja, semua terkait dengan keinginan mayoritas warganya, begitu pun daerah-daerah lain. Yang penting masih dalam bingkai NKRI. Kalau perlu semua saja daerah menerapkan Perda berdasarkan nilai agama tertentu sesuai keinginan mayoritas warganya, agar Indonesia segera berubah, agar yang korupsi segera dipotong tangannya, agar pabrik bir ditutup saja karena melawan semangat Injil dan Qur’an, tapi jika itu diperlukan. Menurut saya, terserah apa saja aturan mainnya asalkan
- kebebasan menjalankan agama dijamin, boleh beratribut sesuai agamanya, menjalankan ritual agamanya, mendirikan tempat beribadah dll.
- bisa membuat damai, aman, makmur dan sentosa lahir dan batin bagi warganya.
Untuk saudara sesama muslim, juga untuk pengirim awal dan penerus sms ini, saya menyampaikan simpati besar kepada upaya Anda untuk membantu teman-teman Anda di Manokwari sana, saya juga merasakan apa yang menjadi kekhawatiran dan keresahan mereka jika saja saya tinggal di sana. Mengingat istri saya juga mengenakan atribut Muslimah. Saya harap Muslimin di mana pun berada tidak terpancing dalam kondisi yang amat gawat darurat seperti tercermin dalam bunyi sms di atas. Maaf, saya sungguh tak hendak menyepelekan keresahan saudara-saudara saya, tapi, mari kita bertindak lebih tenang dan bijak menyikapi persoalan ini. MUI Papua sudah meresponnya, bahkan PGI dan KWI sendiri telah mengeluarkan pernyataan resmi menolak Raperda berdasarkan Injil, ikuti link ini http://www.mirifica.net/wmncomments.php?ArtID=3915. Karena ancaman ini tidak hanya menimpa kaum muslimah [jika larangan atribut agama tertentu dilarang] tapi juga para suster katholik dengan kerudung penutup kepala khasnya seperti yang dilansir Gatra Nomor 25. Ikuti link ini http://www.gatra.com/2007-05-07/versi_cetak.php?id=104380
Jadi, sebaiknya kita galang dukungan untuk Papua yang lebih baik, Manokwari yang lebih baik, kehidupan antar umat beragama yang lebih baik. Keimanan yang membaik, ekonomi yang membaik, pendidikan yang membaik, kesejarhteraan yang membaik, infrastruktur yang membaik dan segalanya membaik.
Labels: Pikiran Links to this post  Â
Terjaga dari Tidur
Sepinya Alam Kubur dan Bermaknanya Hidup
Malam minggu kulewatkan dengan tidur bertiga bersama istri dan anakku sehabis isya’ selesai. Tak seperti biasanya, aku bermimpi yang kukira semacam perjalanan di alam lain.
Tiba-tiba saja kematian menghantui, dalam mimpi kulihat sebuah kuburan yang tak terawat di depan sebuah rumah yang mungkin orang tak menyangka bahwa pelataran rumah itu ada kuburan. Tidak angker sebenarnya, hanya aku membayangkan bahwa yang ada dalam kuburan itu adalah aku. Entah bagaimana rasanya ada di dalam tanah menikmati kesepian berabad-abad menunggu di alam kubur hingga entah kapan dibangkitkan kembali untuk dapat bercengkerama dengan kehidupan.
Entah mengapa berlangsung begitu saja, aku tenggelam menjadi sang ahli kubur, terpekur merenung sendirian tanpa teman menghitung waktu menunggu tuntasnya peradaban. Aku rasakan begitu nyata, ada kehidupan di sekitarku, ingin bertegur sapa, tapi yang kusapa tak melihatku, yang kuajak bercengkerama tak menganggap kehadiranku…. Berulang dan berulang…. Aku menyerah… aku lelah menghampiri kehidupan karena kehidupan tak menghirauku. Kembali ke pusara, bersandar nisan… sendirian. Menatap lalu lalang kehidupan, sementara aku merenung meratapi nasibku, bagaimana bisa aku tanpa teman dalam kubur?
Sungguh mengerikan, kesepian, tanpa siksaan alam kubur pun bagiku juga adalah penderitaan dan sungguh… benar-benar sungguh menakutkan. Karena keseharianku akhir-akhir ini tidaklah aku lewatkan dengan sendiri, justru sebaliknya, bercanda dengan anak dan istriku, murid-muridku, teman-temanku. Jika tiba-tiba mereka semua menghilang dari diriku…. (Ya Allah, begitu melekatnyakah dunia dalam diriku hingga diri-Mu begitu jauh?)
Aku teringat kata-kata ustadzku -entah yang mana aku lupa- bahwa memang dalam kubur kita akan sendirian dalam kurun waktu yang lama, terserah kamu berbuat apa selama di dunia, tapi ingatlah mati pasti datang menjemputmu.
Masih dalam mimpi, aku kembali menjadi orang normal yang sedang menatap kuburan itu, aku lihat dengan jelas penghuni kubur itu…. (Ya Allah, bulu kudukku merinding saat mengetikkan tulisan ini, aku begitu tercekam ketakutan luar biasa, kuteguk kopi hangat buatan istriku untuk meredakan tegangnya uratku)…. Di luar dugaanku, penghuni kubur itu adalah orang yang kukenal dekat dan rajin beribadah, sudah haji orangnya…. Dengan wajah pasrah, ia menghampiriku, ia sampaikan keluhnya, pun tak lupa wejangannya padaku agar selalu berbuat baik, perbanyak amal sholih dan sebarkanlah kebaikan, karena ia yang akan menjadi teman dalam kubur agar tak kesepian menunggu datangnya hari dibangkitkannya manusia dari alam kubur....
Aliran darahku terasa keras memompakan semangat meneguhkan hatiku untuk selalu berbuat dan menebarkan kebaikan dan kebajikan. Dalam hati kecilku berkata: “Ya Allah, Tuhanku tolong jangan ambil aku sekarang, aku ingin berbuat lebih baik lagi di dunia…. Ya Allah, panjangkanlah umurku untuk berbuat amal baik sebanyak-banyaknya… Ya Allah, Tuhanku, terima kasih dan syukurku pada-Mu telah memberiku pelajaran betapa bermaknanya hidup. Kuatkan diriku untuk tak menyia-nyiakannya”.
Kakiku terasa digerakkan, ah, ternyata istriku membangunkanku, aku belum sholat isya’, motor juga belum kumasukkan ke kandangnya. Pikiranku masih terbawa suasana alam mimpi….
Terima kasih Ya Allah, Engkau masih mau menghampiriku di tengah kelalaianku untuk selalu bersyukur pada-Mu
Labels: Refleksi Links to this post  Â
